Your Ad Here

Ternyata ngintipin tetangga itu ga selalu berkonotasi negatif. Ada manfaatnya juga ternyata. Eits bukannya saya menganjurkan sampeyan ngintipin tetangga sampeyan, apalagi pas dia mandi, ndak bener itu ndak bener! Ini gara2 kebawa pilem Disturbia yang baru kemaren ditonton. Yeah rite! Saya emang selalu ketinggalan pilem2 baru. Ni pilem udah dari taun lalu, dibintangin Shia LaBeouf, berkisah tentang seorang remaja bernama Kale Brecht yang ditinggal mati ayahnya karena kecelakaan lalu lintas. Kejadian tersebut malah membuat Kale jadi pribadi yang pemberontak dan pemarah. Diapun mendapat hukuman sebagai tahanan rumah selama 3 bulan setelah memukul guru bahasa Spanyol nya.

Nah, saking bosennya jadi tahanan dirumahnya sendiri, ditambah layanan iTunes n XBox Live dicabut juga sama emaknya, akhirnya dia iseng ngintipin tetangga2nya. Terutama setelah ada tetangga baru yang cantik, Ashley Carlson (diperankan Sarah Roemer) makin gile aja hobi ngintipnya.

Film ini mulai terasa serunya setelah Kale mencurigai tetangganya, Robert Turner, sebagai pembunuh setelah menyaksikan berita orang2 yang hilang secara misterius di tipi. Mulailah Kale, Ashley dan Ronnie (sohib nyentrik na Kale neh) menyelidiki tetangga mereka itu. Yang aku suka, cara nyelidiki na itu hi-tech abis! mungkin itulah yang terjadi kalo bakat detektif udah muncul di diri seorang remaja penggila teknologi, kamarnya Kale juga serasa ‘disulap’ jadi kantor penyelidikan ala Kale. Bertiga mereka berupaya mengungkap kebenaran yang tersembunyi rapi itu.

Yang udah bisa selalu diprediksi, kesaksian remaja, apalagi anak nakal yang jadi tahanan di rumahnya sendiri selalu gak dipercaya. Bahkan ibunda Kale pun justru malu gara2 ulah Kale ini. Kebenaran terungkap ketika pada suatu malam ibunda Kale tidak kunjung pulang kerumah karena berkunjung ke rumah Robert untuk minta maaf atas kelakuan Kale pada Robert. Ibunda Kale disekap dan Kale pun masuk ke dalam rumah Robert. Horor abis! di ruang bawah tanahnya ternyata jadi semacam tempat pembantaian, penyiksaan dan pembuangan mayat2 gadis yang diculik Robert. Kale pun berhasil menyelamatkan sang ibunda and they live happily ever after dan akhirnya sang ibunda pun akhirnya percaya pada Kale. Film yang bagus, soundtrack nya juga bagus. Ga rugi nonton pilem ini. Tagline nya juga kena banget: “Every killer lives next door to someone”. Horor kali ya kalo bertetangga ama seorang pembunuh kayak Robert Turner ini. Padahal aku ini ya pembunuh,,,,pembunuh lalat, nyamut, semut dan kecoa. Hehe

 



Related post(z):

  1. The Number 23 buat penyuka pilem dengan genre aneh
  2. Let’s Talk Like Cinta!
  3. Cobaan ada akhirnya
  4. Nancy Drew - jadi detektif ga harus tuwa!
  5. Selalu ada hal baek dibalik hal buruk