Ya emang lain, la wong dari namanya aja sudah lain. Yang sama hanya huruf
depannya aja (Soe). Ternyata yang beda tidak hanya nama tapi juga ‘perlakuan’ yang mereka terima pada saat di ranjang pesakitan. Membaca dari artikel ini mungkin terlalu panjang, jadi disingkat menjadi seperti ini:
1. Lain Soekarno Lain Soeharto
Yup. Ketika Soeharto sakit, wartawan boleh meliput dengan leluasa. Sedangkan pada saat Soekarno sakit, beliau tak tersentuh oleh pers. Pers tertarik untuk meliput tapi Soeharto mengisolasi proklamator tersebut dengan menggunakan militer.
2. Lain Soekarno Lain Soeharto
Yup. Akhirnya terungkap bahwa selama sakit, Bung Karno tidak mendapatkan fasilitas pengobatan yang memadai bahkan bisa dibilang perawatan yang diterimanya adalah kelas rendah dan pelayanan yang jauh dari yang seharusnya diterima seorang pasien gangguan ginjal. Fasilitas seperti obat2 yang baik dan mesin pencuci darah pun walau ada namun tidak diberikan. Intinya, Bung Karno ditelantarkan.
Sedangkan Soeharto, you know lah..bahkan negara aja tadinya berniat menanggung seluruh biaya perawatannya. Selain itu disediakan dokter2 spesialis dan segala fasilitas kelas atas dan paling canggih sekalipun diberikan demi kesembuhan seorang Pak Harto.
3. Lain Soekarno Lain Soeharto
Yup. Bung Karno dirawat oleh seorang dokter dari Dinas Kesehatan AD (yang ‘lucunya’ dokter ini ternyata biasa merawat hewan2 yang ada di Istana Merdeka). Jadi Bunk Karno dirawat oleh dokter hewan? whatthe…
Selain itu salah satu perawat ternyata juga bukan perawat tetapi kowad.
Sehingga bisa dikatakan perawatan yang diterima Pak Harto adalah perawatan kelas super, sementara Bunk Karno kelas bawah.
4. Lain Soekarno Lain Soeharto
Yup. Bunk Karno pada saat sebelum meninggal mengatakan ingin dimakamkan di Istana Batu Tulis (Bogor) tapi seperti yang sudah diketahui, beliau justru dikebumikan di Blitar, didekat makam ibundanya dan dengan ‘tampilan’ makam yang tidak mewah sama sekali. Selain itu makam Bunk Karno tidak boleh dikunjungi siapapun termasuk keluarganya sekalipun sejak tahun 1971 hingga 1979. Kalau mau mengunjungi makam harus minta ijin terlebih dahulu ke Komando Distrik Militer (KODIM). Apa urusannya KODIM dengan ijin mengunjungi makam? Aya aya wae…
Sebaliknya Soeharto dimakamkan secara mewah dan dengan prosesi adat jawa yang khidmat di Astana Giribangun…
Pertanyaannya, apakah seorang backstabber yang menginjak-injak hak asasi manusia layak mendapat gelar pahlawan?
Berlangganan Feed Koolsonic.Com? Mau dong!
Related post(z):
34 Responses for "Lain Soeharto Lain Soekarno"
Ada lagi… setelah mangkat, soe yg pertama spiritnya masih tetap hidup smp soe yg kedua mangkat…
Ariw’s last blog post..Golden Compass
baru aja komen di postingan sblmnya,
eh uda muncul yg baru lagi
aLe’s last blog post..aLe ditawarin buat bLog gratisan ‘cuma’ Rp.100rb
hem,,
layak gak layak,
yg jelas uda banyak prang meng’aum’kan gelar tsb,
dan sayangnya hanya kaum ‘minoritas’ yg tahu berita ‘kebenaran’ ini.
aLe’s last blog post..aLe ditawarin buat bLog gratisan ‘cuma’ Rp.100rb
lain sukarno, lain suharto,lain paino, lain lagi deh …
Ah, sudahlah, itulah bedanya kita dengan “dia”

Nazieb’s last blog post..Executive Musholla
Perampok saja masih merindukan surga.
Maksute, mencoba menghargai jasa-jasa beliau saja. Saya tetap menganggap mereka pahlawan. Dengan nilai dan porsi yang berbeda tentu saja.
Payjo’s last blog post..Sang kaki terpaksa berhenti
maka dari itu bung karno berucap “JASMERAH”
http://blog.imanbrotoseno.com/?p=150
udah baca blog nya mas iman ? .. . topik nya mirip2 ama topik mu
wah jadi garis keras nih kulkas… ah cendana memang selalu ingin di istimewakan, biarkan saja… biarkan Tuhan yang membalas, karena Dia Yang Maha Adil. Saya rasa kata Pahlawan kurang pantas, ya dia memang mantan presiden, jasanya juga besar, tapi korupsi nya juga gede… Hilang susu sebelanga karena nila setitik… eh gitu kan pribahasanya
suprie’s last blog post..Which Distro i choose ?
mau jadi pahlawan ato ngga , rasanya tergantung buku sejarah nulis apaan hehehe, mendingan kasi gelar pahlawan ke guru2 yang rela ngajar di pedalaman kampung/hutan dengan gaji kecil
ojat’s last blog post..Selamat Jalan Pak Harto
ayo sekarang bikin persamaan mereka..
jimmy’s last blog post..wpthemez - Kumpulan Theme WordPress
Sudah sangat kenyang dan serasa mau muntah, di koran tivi media online milis forum blog semua membahas isu yang memang panas ini.
Yang jelas, keluarga Soeharto itu pengusaha yang kaya raya, punya banyak rumah mewah, saham, tabungan dan segala macem di negara negara besar.
Selamat jalan mbah kakung, bagaimanapun juga, saya adalah termasuk produk orde baru yang lahir saat engkau masih jadi presiden
Hmm… Masalah penyematan status ya??
Aku bingung…
adit-nya niez’s last blog post..Hmm… Ya Ya…
@funkshit: waaa lom tau neh saya bro,,waa mau baca ah ditempatnya om iman…
ika’s last blog post..Lain Soeharto Lain Soekarno
@ojat: saya setuju sama anda, harusnya gelar pahlawan itu disematkan pada guru2 yang rela mengajar di pedalaman…
ika’s last blog post..Lain Soeharto Lain Soekarno
suharto begitu “dihormati” menjelang dan sesaat setelah meninggal, tapi yakin, pelan-pelan sejarah akan mempermalukannya.
on the other side, bung karno begitu dianiaya menjelang dan sesaat setelah meninggal, tp terbukti, sejarah pelan-pelan memuliakannya.
kalau keadilan tuhan kadang terasa terlalu jauh, bisa kok kita berharap pada keadilan sejarah, walau mungkin rada telat.
Toga’s last blog post..Muslim, Kristen, dll, Sadarlah, Musuh Kalian Adalah Logika!
tapi pak karno tetap lebih keren. andai tak dapat gelar pahlawan pun, orang akan tetap salut, menghormatinya.
lha ini, pak harto, pembunuh kok mau diberi gelar pahlawan. boleh saja, cuman ya itu sebatas gelar, formalitas di selembar kertas….
faktanya…banyak yang benci, mencaci.
kw’s last blog post..cara bahagia hidup di jakarta
@toga: yah itulah,kadangkala keadilan Tuhan memang terasa jauh, rasanya jauh banget malah kalo dari Indonesia,,
@kw: saya juga kecewa sama pidato SBY yang bilang kalo ‘atas nama segenap rakyat indonesia…’ kok dia bawa2 nama negara sih padahal khan ga semuana berduka cita atas kematian Pak Harto, malah kalo boleh dibilang ada banyak banget yang bersuka cita
ika’s last blog post..Lain Soeharto Lain Soekarno
oia pelaku sejarah yah? atau sumber dari mana nih? tau banyak nih waktu soekarno sakit.
tadi saya mendengar wawancara seorang pelaku sejarah, tidak seperti yang di katakan. Pelayanannya katanya sudah seperti yang diatur undang2 gitu loh.
mana yang benar yah?
aRuL’s last blog post..Argh…..
yaa..sudahlah..
kata amien rais juga, ‘biar pengadilan super agung yang mengadilinya’
sez’s last blog post..lieur…
emangkel cendana punya aura yg aneh…dah tau orangnya ga bersih smua, tp tetep aja dielu2kan…jadi pengen pacaran ma cucu suharto…
ega’s last blog post..Izin!!!
[...] Lain Soeharto Lain Soekarno [...]
@ega: hueheueheh..cucu suharto mauna ama artis,loe dah jadi artis lom neh? hihihi
ika’s last blog post..Pahlawan…
itulah kita mungkin manusianya…. kita Bilang lain bung karno lain pak Harto.
Saya setuju ajah.. memang lain kok suasana politik pada masa itu berbeda. dari pada saat ini . Kalo di buat pada pak harto seperti pada bung karno kelak kapan berakhirnya mata rantai itu …?? apakah sampai dunia kiamat hal itu akan kita bolak balikkan pada seluruh presiden. Rasanya kita tidak perlu membahas perbedaan itu. Tapi kita close case apa yang sudah terjadi dan tidak dapat di tarik kembali kita buat hal yang lebih baik. Agar kelak kejadian yang menurut anda buruk pada BUNG KARNO tidak terulang pada presiden sebelumnya.
Kita yang pandai menulis ini tidak boleh picik dan berwawasan sempit. Buka hati kita . KALAU KEJADIAN YANG TERJADI PADA BUNG KARNO KITA ULANG PADA PAKHARTO .. NANTI BALIKKAN LAGI PADA PRESIDENT SELANJUTNYA…sampai dunia ini kiamat … Kapan itu akan berakhir ….????
Gunawan’s last blog post..Kata Cari Untuk Google
aduh ngakak ama komennya ega kkakaakkak…gue juga heran..tapi heran sama orang kita yg msh aja bodoh. udah tau keluarga bajingan, masih aja dihormati. jangan2x dah kenak magic cendana neh. tak ada gaharu, cendana pun jadi lol
tapi sumpah eh, kok tiba2x hampir semua manusia di indonesia jd simpati ama suharto ya ?
dian’s last blog post..brilliant but lazy
yah mo kata dikasi gelar pahlawan atau ga, perasaan yg ada di hati kita masing2 kan hak kita sepenuhnya dan ga bisa dipaksa ya ga?
teserahlah mo dibilang pahlawan atau ga..buat gw sih kaga ngaruh, perasaan gw sih tetep…
lei’s last blog post..explore..dream..discover
Suharto? Siapa ya? bentar coba saya tanya sama warga saya dulu
Mbah sangkil : Kliwon kenal ama yg namanya Suharto?
Kliwon: Gak kenal mbah
Mbah Sangkil : Simpanse.. kenal ama yg namanya suharto?
Simpanse : sapa itu mbah? emang ada ya warga sini namanya suharto?
Mbah Sangkil : Bekantan, kenal SUharto?
Bekantan : sapa pula itu… perasaan manusia2 yg tersesat disini gak ada yg namanya suharto
Mbah Sangkil: [Sambil Berteriak]kok gak ada yg kenal Suharto??????? Trus selama ini siapa sih yg kalian kenal????
Serempak semua menjawab : HANOMAN Mbah!!!!
Mbah Sangkil’s last blog post..Kondom
Soeharto dapat gelar pahlawan? mau jadi kemana bangsa ini kalau pemerintahnya cuma mendengar sekelompok golongan. Perih saya melihatnya.
seandainya Soekarno juga meninggal pada era sekarang mungkin penghormatannya juga akan seperti itu, bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa-jasa pemimpinnya.
Totok Sugianto’s last blog post..Professional Blogger
hehe, yang jelas, baik Sukarno dan Suharto itu, keduanya turun dengan trigger rakyat lapar. Lalu setelah turun keduanya juga bermasalah.
Ini seharusnya bisa menjadi pelajaran bagi presiden2 RI berikutnya.
Kapan ya presiden RI turun dengan nama yang harum?
Riyogarta’s last blog post..Suharto Dan Saya!
kenyataan itu memang pahit!! namun, dari ide “kulkas juga manusia” satu kridit point tersendiri . dengan cara menimbang ke dua pemimpin tersebut di atas, saya harap, biar semua mata di bumi manusia Indonesia ini terbelalak untuk mengetahui siapa Soeharto sebenarnya. dia tak lain penggerak kapitalisem di negeri pesakitan ini. bertolak belakang dengan sosialisem/marhenisem, yang lebih menitik beratkan kepentingan wong cilik, terutama petani yang notabeni deindonesia ini agraris. di perparah lagi Soeharto lah perusak tanah leluhurnya sendiri, dengan cara mendatangkan kaum imperialis utara, melalui slogan revolusi hijau, putih dan biru. ternyata dibalik kepentingan tersebut, muncullah Bioimperilisme. maka jangan kaget, dampaknya jelas ke kita semua, terjadi deforestry, gagal panen dsb. bahkan, kedelai yang seharusnya tumbuh subur, setelah itu tinggal petik hasilnya. kini, sembako aja import. yah ini lah Deindonesia, yang dari ke hari kian terpuruk. waduh saya ampe lupa wong cuma mau kasih comment aja kok ampe ngalor ngidul kagak karuan, belum permisi lagi. maaf kulkas, tolong bila terlalu berlebihan uraian ini bisa di pangkas..he..he…syukur-syukur kalau ada yang salah boleh lah di betulkan. thks
salam, bintangraya


mb3nk’s last blog post..Kreatif Minority
Hmm,, ya begitulah.. And that’s how the story ends. Or is it?
Eh ngomong” banyak kok, Dokter” yang biasa meriksa manusia tapi bisa meriksa hewan juga.
Aaron’s last blog post..Movie Review neeh…!
@aaron: waduh ngeri banget dunkz kalo gitu,,hiiii
5. Lain Soekarno Lain Soeharto
pak karno punya istri dan anak yang banyak sedngkan pak harto punya istri sendiri dan anak yang lumayan lah…
6. Lain Soekarno Lain Soeharto
pak karno meninggal lebih dahulu daripada pak harto
*kabur*
alfaroby’s last blog post..waktu kematian anda…..
Leave a reply